2 Mei 2013

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (Definisi dan Faktor RIsiko)


Dua Jenis Perubahan Struktural Jalan Napas Pada PPOK
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit pernapasan yang sangat banyak dijumpai di masyarakat. PPOK berdasarkan Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) didefinisikan sebagai penyakit dengan karakteristik yang ditandai dengan terhambatnya jalan napas yang ireversibel.1 Gangguan aliran udara ini umumnya bersifat progresif dan berkaitan dengan respon radang yang tidak normal dari paru akibat gas atau partikel yang bersifat merusak.

Rokokmu, Paru-paruku


Perbandingan antara Paru-paru sehat v Paru-paru sakit akibat kebiasaan merokok

17 Januari 2013

Indonesia Raya, Indonesia tercinta

N-250 : Garuda Baja yang Tidak Bisa Mengudara di Langitnya Sendiri
Beberapa waktu lalu aku menonton film habibie ainun, dari awal aku memang sudah tertarik pada film ini, bukan karena kisah mantan presiden kita yang begitu mencintai istrinya, tp karena aku penasaran dengan sosok pak habibie yang berhasil membuat pesawat terbang untuk negeri kita.
Bangga, namun sedih kurasakan saat selesai menonton film tersebut. Diceritakan bagaimana mantan presiden kita belajar di negri jerman, menemukan beberapa teori yang berhasil menggemparkan dunia, serta menciptakan logam yang mampu menahan beban hingga 200 ton dan membuat para investor ternganga. Pulang dengan cita2 membangun sebuah maskapai nasional yang akan menghubungkan seluruh pulau yang ada di Indonesia dengan harga murah, baliau membangun pesawat terbang, dengan teknologi yang tidak kalah dengan teknologi pesawat terbang yang ada hingga ssaat ini. Pesawat yang dinamakan N -250 tersebut dibangun dengan jerih payahnya, hingga akhirnya bisa terbang, mengudara, tanpa cacat sedikitpun.

11 Januari 2013

Ketuban Pecah Dini


Janin Dalam Lautan Air Ketuban
KETUBAN PECAH DINI


Ketuban pecah dini merupakan suatu kejadian dimana selaput ketuban robek secara spontan/tiba-tiba pada saat belum ,ada tanda-tanda persalinan dan satu jam kemudian tidak timbul tanda-tanda awal persalinan.

Didalam ruang yang diliputi oleh selaput janin yang terdiri dari lapisan amnion dan korion terdapat likuor amnii (= air ketuban). Volume likuor amnii pada kehamilan cukup bulan kurang lebih 1000-1500 ml; berwarna putih, agak keruh, serta mempunyai bau yang khas, agak amis dan manis. Cairan ini memiliki berat jenis 1,008, dan terdiri atas 98% air. Sisanya terdiri atas garam anorganik serta bahan organik dan bila diperhatikan dengan benar, dapat dilihat adanya rambut lanugo (rambut halus berasal dari bayi), sel-sel epitel, dan verniks kaseosa (lemak yang meliputi kulit bayi). Protein ditemukan rata-rata 2,6% g/liter, sebagian besar sebagai albumin.

Kadang-kadang pada persalinan, warna air ketuban ini menjadi menjadi kehijau-hijauan karena tercampur mekonium (kotoran pertama yang dikeluarkan bayi dan yang mengandung empedu). Berat jenis likuor menurun dengan tuanya kehamilan.